logo

Headlines News :
Home » » 9 Pemain Bola yang Mendadak Jadi Kiper

9 Pemain Bola yang Mendadak Jadi Kiper

Written By Info Apa Sih ? on Rabu, 11 April 2012 | Rabu, April 11, 2012

1. Jan Koller (musim 2002-2003)
Selama Koller di Dortmund (juara trofi Bundesliga pada musim 2001-02), pelatihannya dulu sebagai penjaga gawang terlihat berguna dalam musim 2002-03. Dalam satu pertandingan melawan Bayern Munich, Kiper Borussia Dortmund Jens Lehmann dikartu merah pada pertengahan melalui babak kedua, dan Koller pindah dari posisi striker ke penjaga gawang setelah ia sudah mencetak satu kali pada babak pertama. Dia berhasil melakukan clean sheet untuk sisa pertandingan menghalau peluang baik oleh Michael Ballack, dan menjadi kiper terbaik top of the week di Bundesliga.

2. Rio Ferdinand (Perempat Final FA 2007-2008)
Rio Ferdinand menjadi kiper mulai menit 76 karena Tomasz Kuszczak kena kartu merah & jatah pergantian pemain MU habis dalam perempat final FA melawan Portsmouth. Waktu itu MU kalah 1-0 dan gagal lolos ke babak selanjutnya.

3. John O’shea (musim 2007-2008)
Dalam suatu pertandingan liga melawan Tottenham, di tahun 2008,O’shea menjadi kiper pengganti,van der sar sebelumnya main di babak pertama,diganti dengan kuszcak di pertengahan babak,dan MU sudah melakukan pergantian 3 pemain.

4. John Terry (musim 2006/2007)
John Terry menggantikan Carlo Cudicini di masa injury time babak kedua, kiper asal Italia sebelumnya menggantikan Peter Cech yang cedera ketika pertandingan yang baru beberapa detik karena diterjang penyerang Reading, Stephen Hunt (Lutut Hunt masuk ke kepala Cech saat sang kiper sudah memegang bola) Si Cudicini terpaksa harus ditarik keluar lapangan setelah bertabrakan dengan Ibrahim Sonko. Karena kehabisan jatah pergantian pemain Jose Mourinho menunjuk Terry menjadi kiper. Untungnya di sisa pertandingan Reading tak mampu mendekati gawang Chelsea. Skor 1-0 pun bertahan hingga akhir.

5. Francisco Javier Farinos (UEFA Cup 2002)
Dalam pertandingan melawan Valencia,Farinos menggantikan Toldo yang dikartu merah,Farinos berhasil menahan dua peluang dari pemain Valencia,Inter berhasil mengalahkan Valencia dengan skor 1-0.

6. Phil Jagielka (musim 2006)
Sebagai seorang bek, Phil Jagielka mungkin bukan pemain bintang dengan skill menjulang. Namun dia adalah salah satu dari sedikit pemain yang bisa menjebol gawang lawan sekaligus menjaga gawang. Jagielka mencuri perhatian saat menggantikan kiper Paddy Kenny kala Sheffield United menundukkan Arsenal 1-0 di lanjutan Liga Inggris, Sabtu,(30/12/2006)

7. Denilson Martins( berposisi sebagai striker dan bermain di klub korea selatan,Pohang Steelers)
Dalam satu pertandingan,karena kartu merah yang diterima kiper Shin Hwa Yong dan sudah melakukan tiga pergantian pemain, Sergio Farias selaku pelatih menggantikan Denilson sebagai kiper. Dan pertandingan sempat terhenti selama beberapa menit, lantaran Denilson harus mencari kostum penjaga gawang. Beruntung, ofisial Pohang masih memiliki kostum cadangan milik Shin Hwa Yong. Alhasil, selama menjalankan tugasnya mengawal mistar, Denilson harus mengenakan kostum hitam nomor punggung 1, tapi tetap memakai celana nomor 10. Bomber berusia 33 tahun ini ternyata mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Paling tidak, selama 20 menit berdiri di bawah mistar, gawangnya tak kebobolan.

Bahkan, layaknya kiper betulan, dia berhasil melakukan dua kali penyelamatan gemilang. Kepiawaian Denilson ini langsung menimbulkan pertanyaan, apakah sebelumnya dia pernah menjadi penjaga gawang? ”Ya, saya memang pernah menjadi kiper. Ketika itu masih membela Al Shabab, situasinya tidak berbeda jauh dengan saat ini,” katanya.

8. Mladen Petrić (UEFA tahun 2006)
Kejadiannya di pertandingan UEFA FC Basel melawan Nancy tahun 2006 ketika dia masih memperkuat FC Basel gan (sekarang bermain di Hamburg SV), kiper utama FC Basel, Franco Costanzo dikartu merah oleh wasit karena mengganjal pemain Nancy,Issiar Dia di dalam kotak penalti. Dan waktu itu Basel telah melakukan pergantian 3 pemain sehingga dia didaulat menjadi kiper menggantikan Costanzo. Petrić memakai baju Costanzo dan mengawal gawang Basel. Kemudian wasit memberikan tendangan penalti untuk Nancy, dan tak disangka, Petrić dengan cemerlang berhasil memblok tendangan Mickaël Chrétien dan menyelamatkan timnya dari kekalahan. Saat itu Basel berhasil menahan imbang Nancy 2-2. 

9.Joko Sidik (Indonesia Super League tahun 2010)
Kejadiannya ketika tim Bontang FC bertandang ke markas Arema Indonesia. Joko Sidik terpaksa diplot menjadi penjaga gawang setelah Sumardi dipastikan tidak bisa melanjutkan permainan karena cidera. Kiper asuhan Erick Ibrahim ini cidera setelah salah jatuh saat mengantisipasi bola. Di satu sisi, Bontang FC tidak dapat melakukan pergantian karena sudah melakukan pergantian pemain sebanyak tiga kali. Akibat dari kejadian ini Bontang FC harus menelan kekalahan 3-0 dari tuan rumah Arema Indonesia.

Share this post :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Info Apa Sih ? - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger